Kamis, 06 Oktober 2016

KEBUDAYAAN MASYARAKAT BUGIS


 Nama saya siti fatimah azzahra, saya di panggil ara. Saya lahir di Jakarta, sedangkan orangtua saya berasal dari Bugis dan Palopo. Di sini saya akan menceritatak kebudayaan dari suku Bugis.                                                                                                   
KEBUDAYAAN MASYARAKAT BUGIS
  Bugis merupakan salah satu suku yang berada di Indonesia, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan. Suku Bugis ialah suka yang sangat menjunjung tinggis harga diri dan martabat. Bila seorang anggota keluarga melakukan tindakan yang membuat malu keluarga, maka ia akan diusir dan di bunuh. Namun adat ini sudah luntur di makan oleh zaman. Tidak ada lagikeluarga yang tega membunuh anggota keluarganya hanya karena tidak ingin menanggung malu dan tentunya melanggar hukum.

A.    Bahasa                       
Etnik Bugis mempunyai bahasa tersendiri dikenali sebagai Bahasa Bugis (Ugi). Huruf yang dipakai adalah aksara lontara, sebuah sistem huruf yang berasal dari Sanskerta.

B.    Kesenian
Suku bugis tidak hanya dikenal sebagai bangsa yang keras , tetapi juga kaya akan kesenian. Hasil-hasil kebudayaan masyarakat dalam bentuk kesenian dapat dilihat dari beberapa hal ini:

1.      Rumah Adat
Rumah tradisional atau rumah adat  yang berasal dari suku Bugis berbentuk rumah panggung. Bentuknya biasanya memanjang ke belakang, dengan tambahan disamping bangunan utama dan bagian depan, dimana orang bugis menyebutnya lego – lego.  
      

Yang lebih menarik dari rumah bugis ini adalah rumah ini dapat berdiri tanpa perlu satu paku pun. Semuanya murni menggunakan kayu. Dan uniknya lagi rumah ini dapat di angkat / dipindahkan.

2.    Pakaian tradisional
Pakaian adat sulawesi selatan (bugis, makassar, mandar) disebut juga baju bodo. Bodo sendiri artinya baju yang berlengan pendek dan menggelembun karena pada bagian punggungnya menggelembung. Baju bodo terdiri dari blus sebagai pakaian bagian atas dan sarung sebagai pakaian bagian bawahnya.



3.    Alat Music
Kacapi
Salah satu alat music petik tradisional Sulawesi Selatan khususnya suku Bugis, adalah kecapi. Menurut sejarahnya kecapi ditemukan atau diciptakan oleh seorang pelaut, sehingga bentuknya menyerupai perahu yang memiliki dua dawai, diambil karena penemuannya dari tali layar perahu. Biasanya ditampilkan pada acara penjemputan para tamu, perkawinan, hajatan, dan hiburan pada hari ulang tahun dan alat diletakkan tegak di depan pemainnya.



    Gendang
Gendang merupakan alat musik yang mempunyai dua bentuk dasar yakni bulat panjang dan bundar seperti rebana.

Suling
     Suling bambu/buluh, terdiri dari tiga jenis, yaitu:
• Suling panjang (suling lampe), memiliki 5 lubang nada. Suling jenis ini telah punah.
• Suling calabai (Suling ponco),sering dipadukan dengan piola (biola) kecapi dan dimainkan bersama penyanyi
• Suling dupa samping (musik bambu), musik bambu masih terplihara di daerah Kecamatan Lembang. Biasanya digunakan pada acara karnaval (baris-berbaris) atau acara penjemputan tamu.    
                     

4.     Seni Tari               
Masyarakat sulawesi selatan juga kaya akan tari-tarian seperti:

·       Tari Paduppa Bosara; tarian yang mengambarkan bahwa orang Bugis jika kedatangan tamu senantiasa menghidangkan bosara, sebagai tanda kesyukuran dan kehormatan.                            
·       Tari Pattennung; tarian adat yang menggambarkan perempuan-perempuan yang sedang menenun benang menjadi kain. Melambangkan kesabaran dan ketekunan perempuan-perempuan  Bugis.
·       Jenis tarian yang lain adalah tari Pangayo, tari Passassa’, tari Pa’galung, dan tari Pabbatte.


5.     Lagu Daerah
Lagu yang berasal dari etnis Bugis adalah lagu Indo Logo, serta lagu Bulu Alaina Tempe.

C.     Mata Pencaharian    
Banyak masyarakat Bugis yang hidup sebagai petani. Selain sebagai petani, Suku Bugis juga di kenal sebagai masyarakat nelayan dan pedagang. Meskipun mereka mempunyai tanah yang subur dan cocok untuk bercocok tanam, namun sebagian besar masyarakat mereka adalah pelaut. Mereka mencari kehidupan dan mempertahankan hidup dari laut. Tidak sedikit masyarakat Bugis yang merantau sampai ke seluruh negeri dengan menggunakan perahu pinisi-nya
D.      Tradisi Adat Istiadat Jeneponto Barazanji
Barazanji di dalam kehidupan masyarakat sulawesi selatan adalah sebuah seni/nyanyian untuk memuja rasul bila di adakan kedurian sulawesi selatan misalnya aqiqah, perkawinan, khitan, maulid, acara kematian dan acara-acara yang di anggap sakral.